WACANA SPIRITUALITAS DALAM PRAKTIK MEDITASI GERAK SARDIWA SEBAGAI PRODUKSI KESADARAN TUBUH PADA PADEPOKAN PANTJALI

  • sephia putri fatima universitas sebelas maret
Keywords: spiritualitas, embodiment, kesadaran tubuh, meditasi gerak, Sardiwa

Abstract

Perkembangan spiritualitas kontemporer menunjukkan pergeseran dari praktik berbasis doktrin menuju pengalaman langsung yang menempatkan tubuh sebagai medium utama kesadaran. Namun, kajian yang ada masih cenderung menempatkan spiritualitas sebagai pengalaman subjektif, sehingga kurang memperhatikan peran tubuh dalam proses embodied. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana praktik meditasi gerak Sardiwa di Padepokan Pantjali memproduksi kesadaran tubuh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis secara deskriptif-interpretatif dengan merujuk pada konsep embodiment, fenomenologi tubuh, dan technologies of the self. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran tubuh diproduksi melalui teknik pengolahan napas (prana 1–7), repetisi gerak, dan disiplin diri yang membentuk kepekaan, kontrol diri, serta pengalaman reflektif. Sardiwa juga berfungsi sebagai respons kultural terhadap krisis makna dengan merekonstruksi relasi tubuh, kesadaran, dan pengalaman hidup. Temuan ini menegaskan bahwa spiritualitas merupakan proses pembentukan subjek yang bersifat embodied, sekaligus menempatkan tubuh sebagai locus utama dalam produksi kesadaran spiritual.

 

Kata kunci: spiritualitas, embodiment, kesadaran tubuh, meditasi gerak, Sardiwa

References

Afifah, Ayu Noer. 2024. “Penafsiran Konsep Kehadiran Tubuh Dalam ‘ Fenomenologi Persepsi ’ Karya Merleau-Ponty : Sebuah Studi Literer Tentang Signifikansinya Dalam Pemahaman Pengalaman Manusia.” Refleksi 24(1). doi:https://doi.org/10.14421/ref.v24i1.5364.

Ansari, Isa. 2014. “Konstruksi Dan Reproduksi Simbolik Tradisi Jawa Dalam Pertunjukan Teater Remaja Di Kota Solo.” Acyntia 6(1):33–42. doi:https://doi.org/10.33153/acy.v6i1.185.

Azisi, Ali Mursyid. 2020. “Maurice Merleau-Ponty and the Results of His Thoughts.” JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama Dan Kemanusiaan 6(2):187. doi:10.24235/jy.v6i2.7153.

Bourdieu, Pierre. 1990. The Logic of Practice. Stanford, CA: Stanford University Press.

Csordas, Thomas J. 1990. “Embodiment as a Paradigm for Anthropology.” Ethos 18(1):5–47. doi:10.1525/eth.1990.18.1.02a00010.

Csordas, Thomas J. 1993. “Somatic Modes of Attention.” Cultural Anthropology 8(2):135–56. doi:10.1525/can.1993.8.2.02a00010.

Csordas, Thomas J. 1994. Embodiment and Experience: The Existential Ground of Culture and Self. Cambridge: Cambridge University Press.

Daulay, Ariq Hawari et al. 2026. “STUDI LITERATUR ANALISIS TENTANG DAMPAK YOGA DAN MEDITASI TERHADAP KESEHATAN PADA DEWASA MUDA.” Jurnal Ilmu Keolahragaan 25(1):24–33. doi:https://doi.org/10.24114/jik.v25i1.70271.

Foucault, Michel. 1973. “The Archaeology of Knowledge, Translated From the French by A. M. Sheridan Smith.” (Tavistock Publication Limited London, 1973). 135–40.

Geertz, Clifford. 2018. Clifford Geertz, The Interpretation of Cultures: Selected Essays.

Hafizhah, Lubna. 2024. “Pemahaman Makna Simbolik Dalam Tradisi Ingkung Pada Acara Punggahan Masyarakat Jawa Di Desa Tanjung Morawa (Kajian Semiotik).” Jurnal Komunitas Bahasa 12(2):194–202. doi:http://jurnal.una.ac.id/index.php/jkb/index.

Merleau-Ponty, M. 1962. Phenomenology of Perception. London: London: Routledge.

Merleau-Ponty, Maurice. 2012. Phenomenology of Perception (D. A. Landes, Trans.). London: Routledge. (Original work published 1945).

Mohamad Ramli, Yusri. 2012. “Agama Dalam Tentukur Antropologi Simbolik Clifford Geertz.” International Journal of Islamic Thought 1(1):62–73. doi:10.24035/ijit.01.2012.008.

Nadhiroh, Allisa Zahrotun. 2025. “Makna Spiritualitas Pada Era Modern Di Kalangan Mahasiswa UIN Salatiga : Perspektif Fenomenologi Agama.” AN NAJAH 04(02):31–49. doi:https://journal.nabest.id/index.php/annajah.

Nasution, Dilla. 2025. “SPIRITUALITAS PRIBADI SEBAGAI SUMBER PEMULIHAN PSIKOLOGIS PADA INDIVIDU DENGAN STRES KRONIS.” AFEKSI JURNAL PSIKOLOGI 8762:309–16.

Ningrum, Ayu Jelita, and Moh Anas Kholis. 2024. “Modernisasi Kehidupan Spiritual ( Studi Literatur Terhadap Agama Digital Di Ruang Digital ).” Jurnal Partisipatoris 5(2):41–51. doi:https://doi.org/10.22219/jp.v5i2.35150.

Novitasari, Yuni. 2022. “Pendekatan Spiritualitas Konseling Dalam Konteks Budaya Di Indonesia.” GUIDENA 12(3):696–710. doi:http://dx.doi.org/10.24127/gdn.v13i3.3376 Vol.

Nurhildawati. 2025. “Transformasi Rasionalitas Dan Krisis Subjektivitas Dalam Filsafat Barat Serta Implikasinya Bagi Pemikiran Kontemporer.” AEJ (Advances in Education Journal) 2(3063–7112):1799–1806.

Ruhandi, Andi. 2026. “Pengalaman Spirtual Dan Kesadaran Diri Dalam Perspektif Psikologi Transpersonal.” ULIL ALBAB : Jurnal IlmiahMultidisiplin 5(3):267–83.

Saepudin, Aep. 2020. “MEDITASI MEDSEBA DAN FENOMENA SOSIAL KRISIS SPIRITUAL MANUSIA MODERN (SPIRITUALITAS KEBERAGAMAAN KOMUNITAS MEDITASI MEDSEBA).” Jurnal ATSARA UNISA 1(1):1–10.

Suhada, Sandy Aji. 2023. “Konsep Spiritualisme Masyarakat Di Era Modernisasi Dalam Kehidupan Sosial-Beragama.” Gunung Djati Conference Series 21:151–59. doi:https://conferences.uinsgd.ac.id/gdcs Konsep.

Published
2026-06-30